Radar Surabaya

Dapat Tambahan 30 Ribu Blangko E-KTP

KOTA-Setelah menerima 10 ribu blangko e-KTP pada April lalu, Pemkab Sidoarjo kembali mendapatkan tambahan. Jumlahnya 30 ribu blangko. Dengan banyaknya antrean e-KTP yang belum dicetak, blangko ini diperkirakan bakal habis dalam dua minggu.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo Medi Yulianto mengatakan, tambahan blangko e-KTP ini baru diterimanya pekan lalu. Blangko tersebut kini masih disimpan di kantor Dispendukcapil. “Nantinya, blangko akan dibagikan ke kecamatan-kecamatan yang sudah kehabisan blangko,” ungkapnya, Rabu (17/5).

Medi menyebutkan, sebelumnya 18 kecamatan di Sidoarjo sudah menerima blangko e-KTP pada bulan lalu. Jumlahnya yang diberikan ke kecamatan berbeda-beda. “Namun jika blangko yang dibagikan bulan lalu sudah habis, kecamatan bisa minta lagi ke kami,” tambahnya.

Medi menyatakan hingga saat ini belum ada kecamatan yang meminta tambahan blangko e-KTP itu. Sebab, menurut dia, pihak kecamatan masih melakukan klarifikasi data wajib KTP yang hendak dicetak. Tujuannya untuk memastikan bahwa data yang terekam benar dan sesuai dengan kondisi saat ini.

Sebab, lanjut dia,  e-KTP yang dicetak saat ini adalah untuk masyarakat yang sudah rekam data sejak tahun 2015 lalu. "Yang dicetak yang sudah masuk dalam kategori Print Ready Record (PRR)," imbuhnya.

Saat ini ada 1,3 juta wajib KTP yang sudah rekam data, hanya saja baru 500 ribu yang masuk PRR. Sisanya masih dalam proses. Sedangkan masyarakat yang rekam sejak 26 Desember 2016 lalu hingga masih belum masuk PRR.

Medi menjelaskan, meski sudah rekam data, e-KTP tidak bisa langsung segera dicetak. Sebab data tersebut harus ditunggalkan dulu. Artinya, dipastikan bahwa wajib KTP tersebut hanya punya satu KTP. Hal ini untuk menghindari adanya KTP ganda. (nis/jee) 


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar