Radar Surabaya

Buron 6 Tahun Diringkus Polisi

BURONAN polisi kasus penganiayaan, Nur Syamsi, 48, warga Desa Kandangan, Kecamatan Duduksampeyan dibekuk anggota Satreskrim mPolres Gresik. Tersangka jadi buron karena membacok tetangganya, Khudori, 61, dengan sebilah sabit. Akibat kejadian pada 2011 itu korban mengalami luka berat.

Dalam pemeriksaan, tersangka menjelaskan, dia melakukan penganiayaan dilatarbelakangi masalah bisnis. Tersangka setiap hari menyuplai barang tersebut untuk persediaan pakan ternak milik korban. Secara tiba-tiba, pelaku tidak diterima lagi barangnya karena korban sudah mendapat penyuplai lain. Pelaku merasa dikecewakan dan tersinggung dengan sikap korban.

Karena tidak ada titik temu, tersangka yang telah menyiapkan senjata langsung menyerang korban. Karena korban sedang dalam kondisi sehat melakukan perlawanan. Tersangka lari usai melukai korbannya dengan sebilah sabit. Pelaku mengaku tidak berniat untuk membunuh. Dia murni ingin menyerang dan memberi pelajaran saja. “Tidak ada niatan itu. Saya hanya memukuli saja,” ujarnya di hadapan penyidik Satreskrim Polres Gresik.

Dalam pelariannya itu, tersangka sempat mampir ke rumah sebelum merantau ke Papua. Tersangka kemudian bekerja sebagai pemulung di daerah Nabire selama beberapa tahun terakhir. Awalnya dia juga kebingungan saat sampai di Papua tidak memiliki pekerjaan. “Kerja sebagai pemulung dan pengepul besi tua,” tandasnya.

Ditambahkan, tersangka telah melakukan penganiayaan berat terhadap korban. Motifnya sudah jelas, lantaran emosi bisnisnya diputus secara sepihak. Dia bakal dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat. Ancaman hukuman bagi pelaku adalah 5 tahun penjara. (bro/ris)

 


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar