Radar Surabaya

Guru Agama Cabul Divonis 14 Tahun

KEBOMAS - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik akhirnya memvonis Syamsul Huda, 43, terdakwa asusila selama 14 tahun. Warga Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom terkejut dan menangis mendengar putusan majelis hakim yang mengganjar hukuman selama itu.

Majelis hakim yang diketuai Heriyanti SH ini menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 81 Ayat 3 UU Perlindungan anak ini juga didenda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Hukuman yang dibebankan kepada terdakwa sesuai dengan tuntutan jaksa.

Dalam sidang terdakwa terus menundukan kepala. Terdakwa menutupi wajahnya dengan sebuah kain kecil. Syamsul yang duduk di kursi pesakitan di dampingi kuasa hukumnya, Lina Kamilah. Hakim sepakat dengan jaksa penuntut umum (JPU) Angga yang menilai perbuatan terdakwa sebagai kesalahan besar. Sebab, terdakwa adalah guru yang semestinya melindungi dan memberikan pengayoman kepada para siswanya. Selain tidak menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai guru, hakim juga menyebut terdakwa mengotori profesi guru.

“Salah satu alasan yang memberatkan perbuatan terdakwa adalah statusnya sebagai seorang pengajar atau guru. Perbuatan terdakwa telah mencoreng nama baik profesi yang biasa dijuluki sebagai pahlawan tanpa tanda jasa ini,” tegas hakim Heriyanti.

 Hakim menegaskan, terdakwa telah melanggar Pasal 81 Ayat 3 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Maka dari itu, terdakwa dihukum penjara selama 14 tahun ditambah denda Rp 100 juta. “Apabila denda tidak terbayarkan, maka terdakwa harus menjalani hukuman 6 bulan kurungan,” ujarnya.

Usai pembacaan putusan, terdakwa tampak berkonsultasi dengan kuasa hukumnya. Terdakwa mengatakan masih pikir-pikir terkait putusan tersebut. JPU Angga juga menyatakan hal yang sama. Sebagai catatan, terdakwa melakukan aksi asusila terhadap anak didiknya. Ulah tak terpuji terdakwa terbongkar saat beberapa santri curhat dan terdengar oleh ibu-ibu. Omongan tersebut yang kemudian dikroscek dan menjadi dasar laporan kepolisian. Terdakwa pun dipanggil sebagai saksi dan diperiksa selama hampir satu bulan di Mapolres Gresik. (bro/ris)

 


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar