Radar Surabaya

74 Persil Dibersihkan, FR Barat Dilanjutkan

SURABAYA - Pengerjaan frontage road (FR) sisi barat terus dikebut. 74 bangunan di sepanjang perlintasan kereta api (KA) Jetis dirobohkan, Selasa (16/5). Proses penertiban itu dilakukan sejak pukul 08.30 dan tuntas pada pukul 11.30. Total, pemkot mengirimkan lima alat berat untuk merobohkan 74 bangunan tersebut.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Surabaya, Dari mengatakan bahwa proses penertiban berjalan lancar tanpa perlawanan dari pemilik persil. Penertiban tersebut dilakukan atas perintah dari Dinas PU Bina Marga Kota Surabaya.

"Kami melaksanakan Perda No 10 Tahun 2000 tentang Ketentuan Penggunaan Jalan," ujarnya ketika ditemui di sela pembongkaran. Dari mengaku, sebenarnya izin pembongkaran di kawasan tersebut sudah terbit pada Oktober 2016. Namun, pembongkaran urung dilakukan karena proses pembebasan lahan masih menunggu koordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Hal itu juga diamini oleh Camat Wonokromo, Tomi Ardiyanto. Ia mengatakan bahwa pembongkaran baru bisa terlaksana karena menunggu izin dari PT KAI sebagai pemilik lahan.

"Waktu itu, karena proses lelang belum selesai. Belum menemukan pemenang lelang yang akan mengerjakan kelanjutan frontage road. Jadi, kami belum bisa menertibkan," jelasnya.

Tomi menjelaskan, selama ini pengerjaan FR sisi barat tersendat tepat di depan Royal Plaza. Setelah adanya pemenang lelang, proses pengerjaan bakal dikebut. Hal itu terlihat dari sudah adanya box culvert yang ditumpuk di sekitar lokasi pembongkaran. Box culvert tersebut siap untuk segera dipasang.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar