Radar Surabaya

Penyaluran Gas PGN di Surabaya Jadi Proyek Percontohan Nasional

SURABAYA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengapresiasi Surabaya menjadi proyek percontohan nasional pembangunan dan pendistribusian gas rumah tangga nasional. Mantan Menteri Perhubungan itu menambahkan di Surabaya sendiri telah dibangun 24 ribu sambungan rumah (SR) dengan panjang pipa mencapai 196 kilometer yang mencakup Surabaya Timur, Tengah dan Selatan.

“Pendanaan penyediaan jargas rumah tangga di Surabaya akan kita ambilkan dari APBN tahun 2016 senilai Rp221,9 miliar, yang merupakan kelanjutan dari program tahun 2009 sebanyak 2.900 SR,” jelas Jonan usai mengunjungi rumah susun Penjaringansari II Surabaya, Minggu (7/5).  Dia menambahkan untuk pasokan gas dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) West Madura Offshore sebesar 0,6 mmscfd.

Menteri kelahiran Surabaya ini menambahkan bahwa, pemanfaatan jargas bisa menghemat pengeluaran rumah tangga dibandingkan tabung LPG 3 kg. Masyarakat dapat menghemat hingga 36 persen dibandingkan penggunaan LPG 3 kg. Rata-rata, tiap rumah tangga cukup mengeluarkan Rp 36 ribu per bulan untuk gas bumi. Sedangkan menggunakan LPG 3 kg, diperlukan biaya Rp52 – Rp57 ribu per bulan.

Selain itu, program jargas juga akan menghemat subsidi LPG 3 kg dalam APBN. “Ini juga bagian dari penghematan nasional atas subsidi kira-kira Rp1,5 miliar per bulan atau 18 miliar per tahun,” tandasnya.

Selain di Surabaya, jargas  yang dibangun pemerintah melalui penugasan ke PGN dan siap digunakan masyarakat juga ada di beberapa daerah lainnya, seperti Batam dan Tarakan. Total 49.000 SR jargas dibangun PGN tahun 2016.

Sementara itu, Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Jobi Triananda Hasjim menambahkan, PGN tahun ini kembali mendapatkan penugasan membangun jargas untuk rumah tangga sebanyak 26.000 SR. Adapun kota yang ditunjuk adalah Kabupaten Musi Banyuasin, Kota Bandar Lampung, DKI Jakarta dan Kota Mojokerto.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar