Radar Surabaya

Optimisme Konsumen Naik, Surabaya Tambah 4 Mal Baru

SURABAYA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur memastikan jumlah pusat perbelanjaan atau mal di Surabaya bakal bertambah hingga tiga unit sampai akhir 2017 mendatang. Selain karena Indeks Tendensi Konsumen (ITK) di Jatim yang membaik, Surabaya saat ini juga menjadi kota yang telah dipercaya oleh brand-brand internasional untuk menjadi lokasi distribusi produknya.

Ketua DPD APPBI Jatim, Sutandi Purnomosidi menjelaskan, diperkirakan akan ada empat mal baru lagi sampai 2019 di Surabaya. Antara lain adalah Galaxy Mall 2, Ciputra Word Surabaya 2, Tunjungan Plaza (TP) 6 dan Pasar Atum 2.

“Untuk saat ini, hanya empat. Tapi kepercayaan brand-brand internasional di Surabaya membuat permintaan persewaan tinggi ke peritel di Surabaya,” kata Sutandi saat dihubungi Radar Surabaya, Minggu (7/5).

Kepercayaan produsen luar negeri terhadap mal-mal di Surabaya itu, menurut Sutandi, ditunjukkan dari banyaknya brand internasional yang terus melakukan penetrasi ke Kota Pahlawan. Yang terbaru adalah H & M, LC Waikiki, Bershka, dan Sephora yang selama ini belum pernah berekspansi ke Indonesia. Brand internasional itu akan masuk ke Surabaya dalam waktu dekat.

“Tingkat keterisian toko dan mal-mal di Surabaya yang dulunya baru 80 persen, kini sudah mencapai 90 persen. Ada juga yang 100 persen, tergantung malnya,” jelas pria yang juga menjabat sebagai direktur marketing Pakuwon Group tersebut.

Menurut pria berkacamata ini, produk terbesar dalam peritel masih didominasi fashion. Setelah itu disusul food and beverage, produk elektronik, serta supermarket atau kebutuhan rumah tangga. “Market mal di Surabaya itu bukan hanya Surabaya, tapi juga Indonesia Timur seperti Makassar, Papua, Banjarmasin, dan sebagainya,” jelasnya. 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar