Radar Surabaya

Jenazah Dijemput Klotok, Naskah Ujian Tak Terkirim

Sangkapura - Baru sekali beroperasi, KMP Gili Iyang kembali rusak. Celakanya Kapal Satya Kencana III milik Dharma Lautan Utama sudah membatalkan untuk deviasi melayani pengangkutan penumpang ke Pulau Bawean.

Petugas PT ASDP Persero, Suhaemi di Pulau Bawean membenarkan kapal gili iyang rusak lagi bagian handle mesin bagian kanan. Sebelumnya bagian kiri yang sudah selesai diperbaiki. Tidak bisa dipastikan kapan selesainya diperbaiki. Karena masih menunggu teknisi yang didatangkan dari Singapura. "Kemungkinan selama 2 atau 3 hari akan selesai perbaikan, sedangkan beroperasinya kembali mengikuti jadwal reguler yaitu Rabu,"jelasnya.

Sehubungan kapal Gili Iyang tidak beroperasi kembali dan kapal Satya Kencana III membatalkan untuk melayani pengangkutan ke Pulau Bawean, membuat banyak calon penumpang yang masih bertahan di Gresik merasa resah.

Termasuk jenazah asal Dedawang Tambak yang meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina Gresik akhirnya diputuskan dijemput dengan perahu klotok.  Selain itu pengiriman naskah Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) untuk siswa SMP/MTs sederajad di Pulau Bawean yang rencananya mulai dikirim Jumat (21/4) terancam tidak terkirim.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Mahin mengatakan, ada 6 sekolah yang masuk ke dalam sub rayon 57 masih menyelenggarakan UNPK. "Naskah ujian UNPK yang dikirim ke Pulau Bawean terdiri 16 boks dan dikirim lebih awal dengan menggunakan kapal laut," ujarnya.

H. Subki anggota dewan asal Pulau Bawean menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik agar kapal bantuan milik PT Dharma Lautan Utama yang dibatalkan agar ditembusi kembali untuk melayani pengangkutan penumpang. (bst/rtn)

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar