Radar Surabaya

Antisipasi Arus Mudik Lebaran

– Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik meminta tambahan jadwal penerbangan ke Kementerian Perhubungan untuk melayani jalur Surabaya-Bawean. Permintaan itu disampaikan melalui Unit Penyelenggara (UP) Bandara Kelas III  Trunojoyo Sumenep. Tambahan dimaksudkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang arus mudik dan balik lebaran tahun ini.

Kepala Dishub Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya mengatakan pihaknya sudah berkirim surat kepada UP Bandara Kelas III Trunojoyo yang membawahi Bandara Harun Tohir Bawean. "Kami sudah berkirim surat, saat ini tinggal menunggu kepastian dari UP Bandara Harun Tohir," ujarnya, kemarin.

Dikatakan, pihaknya berharap jadwal penerbangan ke Pulau Bawean bisa ditambah. Jika sebelumnya hanya dua kali seminggu, bisa ditingkatkan menjadi 3 kali seminggu. "Harapannya bisa tiga kali seminggu, tapi kami masih menunggu kepastian," kata dia.

Menurut dia, selain meminta tambahan jadwal penerbangan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kapal Darma Lautan Utama (DLU). Jika memang kapal reguler tujuan Bawean tidak mampu mengakomodir penumpang, DLU bisa membantu. "Nanti mereka bisa ke Bawean dulu sebelum ke Kalimantan," kata dia.

Ditambahkan, upaya ini dilakukan agar mudik warga Bawean bisa lebih nyaman. Selain itu, juga tidak terjadi penumpukan penumpang di Pelabuhan Gresik. "Kami ingin memberikan kenyamanan kepada warga Bawean saat mudik lebaran nanti," pungkasnya.

Sementara itu, Staf Bandara Harun Tohir Bawean Jupriyadi mengatakan pihaknya sudah menerima surat dari Dishub Gresik. Saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. "Iya sudah kami terima permintaan penambahan jadwal penerbangan," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya sudah mengirimkan surat tersebut ke pemerintah pusat dan pihak maskapai. Jika nanti disetujui, dalam minggu ini kemungkinan sudah ada kepastian. "Kami sangat mendukung langkah tersebut, tapi untuk kepastian menunggu pemerintah pusat dan maskapai," imbuh dia. (rof/ris)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar