Radar Surabaya

Polsek Perketat Pengamanan Tahanan

Setelah kejadiannya 7 tahanan kabur dari Polsek Tambaksari, dan 17 tahanan melarikan diri di Polres Kabupaten Malang, sejumlah polsek di jajaran Polrestabes Surabaya melakukan antisipasi. Seperti Polsek Gubeng melakukan pemeriksaan kondisi fisik ruang tahanan dan memperketat pemeriksaan barang bawaan keluarga tahanan. Kapolsek Gubeng Kompol Agus Bahari mengatakan langkah pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi ruang tahanan di Polsek Gubeng aman. Tak hanya kondisi dalam ruang tahanan, tapi kondisi di luar ruang tahanan. "Setelah kami cek, kondisi besi ruang tahanan masih bagus, dan layak," kata Agus, Kamis (20/4).

Agus mengatakan tak hanya kondisi ruang tahanan, atap bangunan polsek juga dicek. "Kami mewaspadai jika tahanan yang hendak kabur, menyimpan barang barang mencurigakan di atap polsek," ujarnya.

Kini tahanan Polsek Gubeng itu berisikan 17 tahanan dari ber bagai kasus. "Pengecekan bangunan polsek dan ruang tahanan untuk mengantisipasi terjadi tahanan kabur," ujarnya.

Seluruh anggota Polsek Gubeng ini langsung melakukan pengecekan ruangan tahanan. Tak hanya ruang tahanan pria, polisi juga memeriksa ruang tahanan wanita.

Anggota dibagi dua tim, ada yang memeriksa barang bawaan tahanan, ada yang memeriksa kondisi atap di ruang tahanan. Pemeriksaan atap itu meliputi kondisi besi pada atap ruang tahanan dan loteng di sekitar ruang tahanan.

Polsek Gubeng juga memperketat barang bawaan dari penjenguk tahanan. "Kami mengantisipasi jika pihak keluarga atau penjenguk membawa barang-barang yang terlarang masuk di ruang tahanan,” Selain Polsek Gubeng, Polsek Benowo dan Polsek Pakal perketat penjagaan sel tahanan dan memeriksa barang bawahan keluarga tahanan setiap kali membesuk.

Seperti di Polsek Benowo, 12 tahanan yang dikurung selalu dipantau oleh anggota piket dan kamera closed circuit television (CCTV), yang diletakkan di depan sel tahanan dan juga disudut rungan tahanan.
"Bukan hanya itu, kami juga memberi ke 12 tahanan tersebut dengan seragam tahanan berwarna merah. Hal ini kami lakukan menindaklanjuti instruksi dari wakapolrestabes beberapa hari yang lalu. Dengan tahanan memakai baju yang sama, kami lebih mudah memantaunya," ucap Kapolsek Benowo Komisaris Polisi (Kompol) M Machmud, Kamis (20/4).
Ia mengatakan, setelah pembesukan usai, para anggota yang piket langsung memeriksa para tahanan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya barang-barang yang tidak boleh dibawa masuk ke ruang tahanan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar