Radar Surabaya

Tujuh Tahanan Polsek Tambaksari Kabur

Gara-gara petugas piket diduga lalai dalam menjaga tahanan, akibatnya tujuh tahanan di Polsek Tambaksari kabur, Senin (17/4) pukul 02.00. Tahanan dari berbagai kasus ini melarikan diri setelah menjebol teralis atap sel dengan menggunakan kain basah.

Yuan Abadi

Wartawan Radar Surabaya

Tujuh tahanan tersebut diketahui kabur, saat dua penjaga piket tahanan, salah satunya seorang perwira melakukan pengecekan. Di Polsek Tambaksari terdapat dua blok tahanan, yakni blok A dan blok B. Masing-masing blok terisi sebanyak 22 dan 10 orang tahanan. Ketika melakukan pengecekan di blok A, penjaga tidak menemukan kejanggalan. Namun ketika mengecek tahanan blok B penjaga dikagetkan dengan jumlah tahanan yang berkurang.

Seharusnya di sel ini terdapat sepuluh orang tahanan, namun saat itu hanya tersisa tiga orang. Penjaga yang kaget langsung memastikan dengan membuka sel. Saat itulah kedua penjaga itu sadar jika tujuh tahanan kabur dengan cara menjebol atap yang terbuat dari teralis.

Berdasarkan data yang dihimpun Radar Surabaya, ketujuh tahanan yang kabur tersebut adalah Fadila Arfan,25, warga Dusun Lingkungan Tumpuk, Wlingi, Blitar dalam Kasus penganiayaan; Budi Sasmito,30, warga Jalan Setro, Surabaya tersangka kasus pencurian; Saiful Haq,27, warga Jalan Kedung Rukem; Moch Sohib,32, warga Jalan Kedung Klinter, Surabaya; Jeffry Margaputra,21, warga Jalan Krampung Tengah; Ryan Dwi Saputra,27, warga Perum Graha Asri, Sukodono, Sidoarjo; dan Hadi Prabowi,32, warga Jalan Dukuh Menanggal, Surabaya. Kelimanya merupakan tahanan kasus narkoba.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar