Radar Surabaya

Kakak Kabur, Adik Dihajar Massa

KRIAN-SR dan Moh Zainudin, 29, keduanya warga RT 1 RW 1 Kelurahan Tambakkemerakan, Kecamatan Krian, bisa jadi disebut kakak-beradik yang kompak. Pada Selasa (11/4) lalu sekitar pukul 01.30, keduanya berkomplot untuk mencuri sepeda motor di Pasar Krian. Apesnya, Moh Zainudin yang bertugas sebagai eksekutor ketahuan dan dihajar warga, sedangkan SR berhasil kabur.

Kejadian tersebut berawal saat keduanya mengincar sepeda motor Yamaha Vega nomor polisi W 2935 ZL milik Kaniah, 49, warga Dusun Kandangan, Desa Banjarwungu, Tarik. Ketika itu perempuan tersebut sedang membeli daging di Pasar Krian dan memarkir motornya itu di lorong penjual daging.

“Korban sudah mengunci setir sepeda motornya. Setelah dianggap aman ia berkeliling untuk berbelanja,” kata Kapolsek Krian Kompol Widjanarko, kemarin (12/4).

Selesai berbelanja, Kaniah bermaksud pulang dan menuju ke lokasi parkir sepeda motornya. Namun ia terkejut melihat motornya dikendarai orang lain dan berjalan ke arahnya. Ia pun langsung berteriak-teriak minta tolong. Massa di pasar dengan cepat merespons teriakan itu dan menangkap tersangka Moh Zainudin.

“Tersangka tidak bisa melarikan diri karena dikepung massa. Dia sempat dihajar massa, untung ada patroli polisi yang langsung mengamankannya ke Polsek Krian,” lanjut Kompol Widjanarko.

Mantan Kapolsek Pakal, Surabaya ini menerangkan saat ini polisi masih mencari SR, kakak tersangka Moh Zainudin. Sebab dalam aksi pencuriannya itu, ia bersama kakaknya. Ia yang bertugas sebagai eksekutor untuk mencuri motor, sedangkan kakaknya menunggunya di luar pasar.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar