Radar Surabaya

RI-Australia Perluas Kerja Sama ke Infrastruktur dan Investasi

NUSA DUA – Kerja Sama pemerintah Indonesia dengan pemerintah Australia dalam kerangka kerja sama Indonesian Transport Safety and Security Assistance Package (ITSAP) mulai tahun 2017 ini tidak hanya dalam bidang keselamatan dan keamanan transportasi. Melainkan akan diperluas pada sektor infrastruktur dan investasi.

Sekjen Kementerian Perhubungan Soegiharjo dalam keterangan pers bersama Ketua Delegasi Australia, Shane Carmody, di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/4) mengatakan bahwa banyak manfaat yang sudah dirasakan pemerintah Indonesia dari program-program bantuan melalui ITSAP. Antara lain mengantarkan Indonesia memperoleh kategori I di FAA serta program keselamatan dan keamanan navigasi di kawasan Papua.

“Tahun ini, MoU ITSAP akan dikembangkan tidak hanya sebatas masalah keselamatan dan keamanan transportasi, tapi juga diperluas ke sektor infrastruktur dan investasi yang akan melibatkan banyak pihak. Termasuk pelaku bisnis seperti BUMN dan swasta. Sehingga, nantinya peran pemerintah hanya sebagai regulator dan fasilitator,” kata Soegiharjo.

Pemerintah Australia telah memberikan bantuan sebesar 48 juta dolar Australia kepada pemerintah RI di lebih dari 100 proyek yang terkait dengan keselamatan dan keamanan transportasi sejak tahun 2007 lalu.

Proyek-proyek yang terkait dengan keamanan dan keselamatan transportasi selama 10 tahun ini tersebar di sektor perhubungan udara, perhubungan laut, KNKT, Basarnas, serta keselamatan jalan dengan jumlah 10.000 orang mengikuti training officer.

Shane Carmody mengatakan bahwa kerja sama ini sangat penting dan berharap dapat diperluas ke sektor infrastruktur dan investasi karena akan membantu Indonesia dalam peningkatan keselamatan dan keamanan tranaportasi.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar