Radar Surabaya

Protes Permenhub, Ratusan TKBM Perak Mogok Kerja

SURABAYA – Sekitar 300 personel kepolisian dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (4/4) pagi.

Unjuk rasa itu digelar sebagai bentuk protes karena mereka tidak dipekerjakan lagi di dermaga tersebut. Sebab sejak 1 Maret lalu, kapal roll on roll off (RoRo) yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak sudah tidak dilayani oleh TKBM. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 152 tahun 2016 tentang penyelenggaraan dan pengusahaan bongkar muat barang dari dan ke kapal. Peraturan ini diprotes oleh para TKBM karena menghapus sumber penghasilan mereka selama ini.

“Kami melakukan mogok kerja selama tiga hari mulai hari ini (kemarin, Red). Kami minta peraturan menteri itu ditinjau kembali karena merugikan rakyat kecil," kata Abdussalam, ketua PUK SPMI TKBM Tanjung Perak. Menurut dia, jika kapal RoRo yang bersandar di Dermaga Gapura Surya tak menggunakan jasa TKBM, maka kapal RoRo yang sandar selain di Gapura Surya harus menggunakan jasa TKBM.

Pasalnya, keberadaan TKBM di Tanjung Perak bukan pekerja liar. Selama ini, mereka mengantongi izin di Dermaga Jamrud. “Kalau permintaan kami tak didengar, kami akan mogok di semua lini (pelabuhan) baik di Teluk Lamong, Mirah, Berlian, dan Jamrud," kata Abdussalam.Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Laut, Operasi, dan Usaha Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Dody Tri Wahyudi mengatakan bahwa pihaknya sudah tujuh kali menggelar pertemuan antara operator RoRo dan TKBM membahas masalah tersebut. Nemun, pertemuan itu belum membuahkan hasil yang memuaskan.

Meski Permenhub No 152/2016 meniadakan TKBM untuk kapal RoRo, namun dalam pertemuan itu, operator RoRo bersedia mempekerjakan TKBM tapi hanya dua orang. Sementara pihak TKBM meminta dipekerjakan enam orang. Hal ini yang menurut Dody belum menjadi kesepakatan.

Dody mengatakan bahwa meski TKBM mogok kerja selama tiga hari, namun pekerjaan bongkar muat di pelabuhan terbesar di Jatim itu tetap berjalan. Pekerjaan bongkar muat dilakukan oleh para buruh bongkar muat dari Pelindo III.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar