Radar Surabaya

Bawa Senpi Ilegal, Penjual Air Gun Disel

Surabaya – Hobi Nanang Setiawan, 35, membawa senjata api (senpi) setiap bepergian membuatnya harus berurusan dengan polisi. Pria warga Jalan Wisma Tirto Agungasri Tahap II gang I/19, Gunung Anyar, Surabaya, ini ditangkap Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya lantaran membawa sepucuk senpi jenis ecol. Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan tiga air gun di kontrakan tersangka.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Shinto Silitonga menjelaskan bahwa penangkapan Nanang berawal saat pihaknya menggelar razia untuk penyekatan pelaku begal di Jalur MERR (Jalan Ir Soekarno) pada Rabu malam (15/3). Seperti biasa, polisi menghentikan para pengendara yang melintas untuk melakukan pemeriksaan barang-barang bawaan.

"Ternyata ketika giliran tersangka kami geledah, kami menemukan sepucuk senjata api dan beberapa butir peluru. Senjata itu disimpan di dalam tasnya," ungkap Shinto, Kamis (16/2).

Menurut perwira asal Medan ini, pada saat digeledah, tersangka sempat mengaku jika peluru dan senpi itu merupakan pesanan dari salah satu anggota polsek. Hanya saja saat diminta untuk mengonfirmasi anggota dimaksud, tersangka tidak bisa membuktikannya.

"Setelah itu, kami melanjutkan penggeledahan ke kontrakan tersangka hingga berhasil mengamankan tiga buah air gun lengkap dengan pelurunya," tandas Shinto.

Menurut dia, semua senpi dan air gun milik tersangka adalah ilegal karena tidak dilengkapi dengan izin resmi dari instansi yang berwenang. Sehingga untuk penyelidikan lebih lanjut, tersangka pembawa senpi ditahan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar