Radar Surabaya

Devi Rayakan Ultah Ke-32

SURABAYA - Gelagat Devi tampak semangat. Tubuhnya bergerak lincah. Dengan sigap, makanan yang tersedia langsung dilahapnya. Makanan itu berupa rumput. Ada juga buah dan sayur mayur seperti pisang, brokoli, hingga wortel. Makanan itu dijadikan satu dalam sebuah nampan besar dari kayu. Dengan diawasi keeper atau pawangnya, seluruh sajian mentah itu dikunyah habis.

Tapi, jangan heran. Devi bukanlah manusia. Devi merupakan kudanil kerdil yang sukses dikembangbiakkan di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Rabu (15/3), usianya genap 32 tahun. Pihak Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS pun tak mau ketinggalan merayakan momen spesial salah satu satwa peliharaannya yang mampu berumur panjang tersebut.

"Ini merupakan momen spesial. Sebab, kudanil kerdil bisa bertahan hingga usia 32 tahun di KBS," terang Direktur Utama PDTS KBS, Chairul Anwar, saat ditemui di KBS, kemarin.

Devi merupakan kudanil kerdil yang lahir di KBS pada 32 tahun silam. Kudanil betina ini hasil dari pengembangbiakan satwa asli Afrika itu sejak tahun 1980-an di taman satwa kebanggaan warga Surabaya tersebut. "Jadi, Devi ini asli satwa yang ditangkarkan oleh KBS," lanjutnya.

Anwar menyebutkan jika perawatan yang maksimal menjadi kunci keberhasilan penangkaran satwa di KBS. Kuncinya, binatang harus dirawat dengan sepenuh hati mulai dari makanan hingga kebersihan kandangnya harus diperhatikan.

Termasuk untuk Devi. Dalam sehari, satwa gendut berkaki pendek yang hobi berendam di air itu tak hanya diberi konsumsi rerumputan. "Secara berkala, kami juga beri asupan nutrisi dengan buah dan sayur. Dengan begitu, kesehatan Devi bisa terjaga," katanya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar