Radar Surabaya

Pasutri Curi Motor Teman, Demi Susu Anak

SURABAYA-Berdalih himpiran ekonomi, membuat pasangan suami istri (pasutri) Andri Fenriantara, 23, dan Nesya Putri Yuliani, 22, nekat mencuri sepeda motor di parkiran umum Jalan Ketintang. Kini pasutri yang tinggal di Jalan Jambangan Gang IX ini meringkuk di tahanan Mapolsek Wonokromo. Untuk membawa kabur motor tersebut, kedua pelaku ini menggandakan kunci, dan memalsukan karcis parkir.

Nesya mengaku sudah kenal dengan korban Eka Ajeng Murtiani, 24, warga Dusun Bulungan Lengkong, Jember. Sebelum beraksi, pelaku sudah menggandakan kunci motor milik korban. "Saat itu saya pinjam motornya untuk membeli makanan, tapi suami saya meminta saya untuk menggandakan kunci sepeda motor tersebut," kata Nesya, Selasa (14/3).

Nesya mengatakan himpitan masalah ekonomi yang membuat dirinya nekat melakukan kriminal. Selain itu, pekerjaan suaminya sebagai pekerja proyek harus berakhir karena sepi proyek. "Saya terlalu sayang dengan suami saya, makanya saya mau apapun yang disuruh oleh suami. Asal kami masuk penjara bersama-sama," ucapnya.

Andri menambahkan motor hasil curian itu sudah ia jual Rp 1,5 juta kepada penadah berinisial DK yang kini buron. "Uangnya untuk membeli sembako, dan keperluan lainnya, terutama susu anak," ucap ayah satu anak ini.

Kasus ini terjadi Jumat (24/2) sekitar pukul 18.30. Saat itu, Andri lebih dulu memarkirkan motornya ke tempat parkir di mana sepeda motor korban diparkir. Dengan meminta karcis parkir itu, kemudian pelaku mengubah tulisan tangan nomor polisi motor di karcisnya sesuai dengan nomor polisi motor milik korban.

Kemudian, Andri keluar dan menyuruh Nesya ini untuk masuk mengambil motor korban dengan menggunakan karcis parkir yang sudah diganti nomor polisinya oleh pelaku Andri. Nesya langsung menuju sepeda motor korban yang diparkir.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar