Radar Surabaya

Kejar Pendapatan Rp 1,5 M, KBS Terkoneksi ke Joyoboyo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berkreasi untuk membangun infrastruktur perkotaan sekaligus menggenjot pendapatan daerah dan memanjakan warganya. Pemkot lewat Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) memastikan bakal membangun underpass atau jalan bawah tanah menuju ke Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Pembangunan sarana yang bakal dimulai tahun ini tersebut dilakukan berbarengan dengan digarapnya gedung Park and Ride untuk mendukung proyek transportasi masal trem dan monorel yang akan dipusatkan di kawasan Terminal Joyoboyo.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Wilayah Bappeko Surabaya, Herlambang Sucahyo, Selasa (14/3). “Nantinya tidak cuma satu, tapi akan ada dua underpass yang dibangun ke Joyoboyo,” terangnya ketika ditemui di kantornya, kemarin.

Underpass pertama bakal menghubungkan dari Joyoboyo ke KBS. Sedangkan untuk underpass kedua akan menghubungkan shelter trem yang ada di Jalan Raya Darmo ke KBS. Underpass ini dibangun untuk akses pejalan kaki. Jadi, nantinya warga yang dari arah Joyoboyo tak perlu menyeberang jalan untuk sampai ke KBS. Mereka cukup lewat underpass.

“Jadi, kendaraan mereka diparkir di Park and Ride di Joyoboyo. Setelah itu, warga yang mau ke KBS cukup melintasi underpass. Mereka tak perlu lagi menyeberang jalan sehingga tak mengganggu arus kendaraan di Jalan Raya Darmo dan Wonokromo,” beber Herlambang.

Nantinya, gedung Park and Ride Joyoboyo yang termasuk dalam proyek transportasi masal trem memang bakal terintegrasi dengan KBS melalui underpass. Dengan begitu, pengunjung KBS tak perlu bingung memarkir kendaraan. Cukup parkir di Park and Ride Joyoboyo. “Selain itu, Park and Ride juga terintegrasi dengan halte trem di jalan Raya Darmo,” jelasnya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar