Radar Surabaya

Cegah Sampah Masuk Laut, Pemkot Bangun 7 IPAL Baru

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya bakal membenahi instalasi pengolahan limbah air (IPAL). Rencananya tahun ini pemkot bakal membangun IPAL di tujuh wilayah baru. Untuk mewujudkan hal itu, anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp 5 miliar.

Hal itu ditegaskan oleh Kabid Perumahan dan Permukiman Rakyat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Iman Krestian. Ia menyampaikan, IPAL tersebut berfungsi untuk menyaring limbah rumah tangga. Tujuannya, agar limbah itu tak langsung terbuang ke laut.

“Kami akan bangun IPAL baru di kawasan yang selama ini pengolahan sanitasinya masih kurang bagus, seperti di Genteng, Putat Jaya, Wonokromo, Kedung Cowek, Kedung Baruk, Kalirungkut dan Rungkut Tengah,” ujarnya ketika dihubungi Radar Surabaya, Senin (13/3).

Iman menyebut, IPAL yang dibangun bakal memiliki kapasitas besar. Selama ini IPAL yang dibangun oleh pemerintah pusat di Surabaya hanya mampu menampung 50 kepala keluarga (KK) saja. “Sedangkan untuk IPAL yang dibangun nanti bakal bisa menampung hingga 1.000 KK,” lanjutnya.

Karena itu nantinya dana yang dibutuhkan untuk pembangunan IPAL cukup besar. Iman memprediksi, untuk pembangunan satu IPAL dibutuhkan dana minimal Rp 500 juta. “Karena itu anggaran yang kami sediakan sebesar Rp 5 miliar rasanya cukup,” bebernya.

Untuk saat ini, lanjutnya, proses pengerjaan sudah dimulai. Pembangunannya telah memasuki tahap detail permesinan. Selain itu pembangunan IPAL nantinya juga bakal melibatkan masyarakat secara langsung. Pasalnya ke depan pengerjaan IPAL ini bakal menggunakan sistem kelola bersama masyarakat. Dengan dilibatkannya masyarakat, diharapkan IPAL mampu dimanfaatkan secara maksimal.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar