Radar Surabaya

Dishub Siap Tertibkan Taksi Online

SURABAYA - Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jawa Timur (Dishub LLAJ Jatim) akan segera menertibkan taksi online. Namun demikian, regulasi terkait keberadaan taksi online masih menunggu pembahasan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 rampung.

"Permenhub Nomor 32 Tahun 2016 akan direvisi. Nantinya keberadaan angkutan umum berbasis online ini menjadi kewenangan pemerintah pusat ataukah provinsi sedang dibahas," ujar Kepala Dishub LLAJ Jatim Wahid Wahyudi, Minggu (12/3).

Menurut Wahid, sebenarnya angkutan umum online ini bukanlah hal baru. Jauh sebelumnya taksi Blue Bird telah memasarkan melalui online. Sedangkan angkutan umum online yang marak beberapa tahun terakhir di Jatim tidak melalui mekanisme angkutan umum seharusnya. Hal itu yang dipermasalahkan beberapa pihak. "Yang jadi ramai itu kan kendaraan pribadi yang tidak punya izin angkutan umum," ungkapnya.

Oleh karena itu, menurut pria kelahiran Lamongan, harus ada beberapa syarat yang dipenuhi untuk menjadi angkutan umum. Di antaranya, memiliki buku uji kir, untuk izin operasionalnya mendapat rekomendasi dari Dinas Perhubungan terkait dan sopir mengantongi surat ijin mengemudi (SIM) angkutan umum.

Tak hanya itu saja, Wahid mengungkapkan beberapa langkah guna membedakan angkutan umum online berpelat nomor hitam dengan kendaraan pribadi. Di antaranya memberikan pelat nomor tertentu pada angkutan umum pelat hitam sewa. Contohnya dua huruf terakhir diberikan kode berbeda yang menandakan kalau itu kendaraan sewa. Serta memberikan stiker pada kaca mobil bahwa itu mobil sewa.

"Semua ini masih dibahas dalam revisi. Kalau peraturan, sebenarnya semua sudah lengkap. Baik peraturan menteri maupun peraturan daerah," paparnya di Kantor Dishub LLAJ, Jalan Ahmad Yani Surabaya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar