Radar Surabaya

Peras Kades, Aktivis  LSM Ditahan Kejaksaan

KEBOMAS - Mantan Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Gresik, Sahar Sulur, 46, menjalani penahanan di Rutan Gresik. Warga Perum Griya Permai V A5 Nomor 2 Desa Suci, Kecamatan Manyar tersebut ditahan oleh Kejaksaan Negeri Gresik yang menerima penyerahan tahap II dari Polres Gresik.

Sahar Sulur ditahan setelah terkena operasi tangkap tangan Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik atas dugaan pemerasan. Tersnagka ditangkap di Jalan Raya Duduksampeyan, November silam,  karena melakukan pemerasan terhadap salahsatu kepala desa di Kecamatan Polsek Duduksampeyan.

Kanit Reskrim Polsek Duduksampeyan, Iptu Supandi membenarkan, tersangka dilanjutkan penahanannya oleh jaksa penuntut umum Kejari Gresik. Itu dilakukan setelah pihaknya menyerahkan berkas tahap II ke JPU.

Ditambahkan, proses penahanan yang dilakukan terhadap tersangka pemerasan ini memang sudah diperpanjang. Kini, tersangka dan juga barang bukti telah diserahkan semua kepada Kejari Gresik. “Berkas, barang bukti beserta tersangka sudah kami serahkan semuanya. Ada uang Rp 5 juta dan kartu anggota milik tersangka,” pungkasnya.

Kasie Intel Kejari Gresik, Lutchas Rohman menjelaskan, tersangka dilimpahkan ke kejaksaan atas dugaan pemerasan. Dalam tahap dua kemarin, tersangka Sahar Sulur langsung diterima Jaksa Anjar. Tersangka tidak melawan dan malah mengakui perbuatan yang dilakukannya salah. “Langsung tandatangan juga. Didampingi penyidik dari Polsek Duduksampeyan,” tutur dia.

Mengenai sidang perdana terhadap mantan Bupati LIRA Gresik yang hanya menjabat 5 bulan itu akan digelar minggu depan. Secepatnya berkas dakwaan dikirim ke Pengadilan Negeri Gresik agar jadwal sidang juga segera ditentukan. “Jadwal dan juga majelis yang menyidangkan tersangka kewenangan PN Gresik. Ditunggu saja,” pinta Humas Kejari Gresik tersebut.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar