Radar Surabaya

PU Urung Blacklist Kontraktor Kali Lamong

KEBOMAS – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik memastikan tidak mengusulkan blacklist untuk kontraktor saluran anak sungai Kali Lamong. Sebab, tidak tuntasnya pekerjaan proyek tersebut karena force majeur. Meskipum, sebelumnya Bupati Gresik Sambari Halim Radianto sempat berang dengan pelaksanaan proyek tersebut.

Kepala DPU Kabupaten Gresik Bambang Isdianto mengatakan pihaknya tidak mengusulkan blacklist terhadap kontraktor saluran anak sungai Kali Lamong. Sebab, gagalnya pelaksanaan proyek masuk kategori force majeur. "Tidak, kami tidak blacklist mereka. Karena termasuk force majeur," ujarnya.

Dikatakan, untuk proyek anak sungai Kali Lamong hanya dilakukan pemutusan kontrak. Sehingga, PU hanya membayar mereka sesuai progres pelaksanaan proyek. "Memang kami putus kontrak, karena tidak memungkinkan untuk dilanjutkan," pungkasnya.

Sebelumnya,  Bupati Gresik Sambari Halim Radianto kecewa dengan proyek tersebut. Penyebabnya, pengerjaan proyek terkesan asal-asalan. Proyek tersebut antara lain, pemasangan turap beton di Desa Morowudi yang dikerjakan CV DPK.

Selain itu,  proyek pemeliharaan saluran pembuangan di Desa Iker-Iker Geger yang digarap CV LM senilai Rp 718 juta juga tidak sesuai standar.

"Kami turun ke lapangan untuk melihat secara langsung pengerjaan proyek pemasangan turap tersebut. Ternyata, hasilnya tidak sesuai dengan teknis atau aturan. Terlihat jelas bahwa penataannya tidak sesuai sehingga sangat membahayakan," terang Sambari, Senin (26/12/2016) lalu.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar