Radar Surabaya

Dua Hari Libur, Wisatawan Tembus 31 Ribu Orang

SURABAYA - Langkah Pemerintah Kota (Pemkot)Surabaya yang ingin menghidupkan kawasan wisata Bahari perlahan tapi pasti mulai terlihat hasilnya. Ini bisa dilihat dari banyaknya wisatawan yang memadati sejumlah destinasi wisata di Kenjeran. Mulai Jembatan Suroboyo, THP Kenjeran, Kampung Nelayan Warna Warni dan Sentra Ikan Bulak (SIB). Bahkan beberapa wisatawan tampak bermain di taman yang belum rampung di depan SIB.

Diakui atau tidak perubahan wajah kawasan Kenjeran membuat penasaran para wisatawan. Destinasi yang paling banyak dituju tentu ikon baru Kenjeran yaitu Jembatan Suroboyo. Pasalnya, desainnya yang unik dan elegan membuat banyak wisatawan yang berburu foto di jembatan yang selesai dibangun awal tahun 2015 lalu itu.

Salah satunya adalah Lilik Fitriyah, wisatawan yang berkunjung ke Jembatan Suroboyo ini langsung datang dari Pasuruan. Ia mengaku dipaksa anaknya datang ke Surabaya lantaran ingin melihat jembatan yang dibangun dengan anggaran Rp 200 miliar ini. “Datang dari Pasuruan, anak saya kuliah di ITS, katanya ada jembatan bagus di Kenjeran, kebetulan jenguk dan ingin mampir. Kaget saya, ternyata Kenjeran sudah banyak berubah ya,” kata Lilik.

Tidak hanya itu, yang juga menjadi incaran spot untuk berfoto ria pada pengunjung di Kenjeran adalah di Kampung Nelayan Warna Warni. Namun sayangnya, lantaran minimnya akses informasi jalan masuk ke kampung warna warni, akhirnya sejumlah wisatawan harus cukup puas berfoto dari Jembatan Suroboyo.

“Sebenarnya ingin masuk juga ke kampung warna warni, tapi nggak tau masuknya. Tapi cukuplah foto dari Jembatan Suroboyo ini, lebih kelihatan warna warni kampungnya,” kata remaja Ramadhani Nuzula, siswa kelas VII SMP ini. 

Salah satu yang mulai dilihat adalah padatnya pengunjung yang berkunjung ke THP Kenjeran di momen liburan tahun baru. Warga berbondong-bondong datang ke sana karena penasaran spot spot wisata baru di Kenjeran.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar