Radar Surabaya

Capai Target PAD, Pemkot Turunkan Pajak Hiburan

SURABAYA – Angin segar bagi dunia usaha. Lantaran, pengajuan pemkot untuk perubahan peraturan daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah kini mulai dibahas di DPRD Kota Surabaya. Banyak item dari perubahan pajak daerah itu tarifnya diturunkan.

Hal itu disampaikan oleh sejumlah fraksi di sidang paripurna yang diselenggarakan di Gedung DPRD Kota Surabaya, Selasa (27/12). Salah satu fraksi yang menyatakan pandangannya adalah dari Partai Keadilan Sejahtera. Juru Bicara Fraksi PKS Reni Astuti mengatakan, ada beberapa hal yang dikritasi dalam draft perubahan perda yang dilakukan.

“Yang kami kritisi di sini adalah banyaknya perubahan tarif pajak. Dan kebanyakan perubahan itu adalah besaran tarif pajaknya diturunkan. Terutama yang diturunkan adalah pajak hiburan,” kata Reni. Pihaknya khawatir bahwa hal tersebut akan berdampak pada penghasilan asli daerah (PAD) kota Surabaya.

Beberapa tarif pajak yang diubah adalah tarif pajak pagelaran kesenian, musik, tari, dan busana. Yaitu dari tarif pajak sebesar dari 20 persen menjadi 10 persen. Kemudian ada juga penurunan tarif pajak kontes kecantikan dan sejenisnya turun dari 35 persen menjadi 10 persen. Selanjutnya, tarif pajak pameran busana, computer elektronik, otomotif dan properti dari 20 persen menjadi 10 persen.

“Lalu juga ada penurunan pajak untuk diskotif, karaoke dewasa atau keluarga, kelab malam, pub, bar, music live, music dengan DJ dan sejenisnya. Dari 50 persen menjadi 20 persen,” kata Reni. Lalu juga untuk pemainan biliar dan bowling dari 35 persen menjadi 10 persen.

Tidak hanya itu penurunan pajak juga untuk tempat pacuan kuda dan kendaraan bermotor dari 20 persen menjadi 10 persen. Lalu untuk panti pijat refleksi dan mandi spa, dari 50 persen menjadi 20 persen saja.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar