Radar Surabaya

Dipukul Bandar Narkoba Medaeng

NAMA model Anggita Sari tidak bisa lepas dari masalah di Surabaya. Akhir tahun lalu, dia tersangkut masalah prostitusi online di Surabaya. Kali ini, model 27 tahun itu mengaku menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan teman prianya berinisial RHT.

Pemukulan itu dilakukan di salah satu hotel berbintang di kawasan Embong Malang, Surabaya. Dia mengaku ditampar hingga lebam di sekitar mata dan hidung serta mulut.

Pengakuan kekerasan itu bisa dilihat dari akun Instagram miliknya yang menulis “Hari ini saya berharap adanya keadilan hukum di Surabaya. Saya berhubungan dengan dia baru sekarang tahu dia berprofesi apa,” sebutnya, Rabu (16/11).

Dia menambahkan jika pelaku juga menyita kartu identitas serta iPhone miliknya agar tidak bisa ke Bandara Juanda. Bahkan RHT mengirim orang-orang bayaran untuk mengawasi setiap gerak-geriknya.

Anggita Sari mengaku mengenal RHT sebagai mantan bandar narkoba. Belum lama ini, pria tersebut disebutkan Anggita baru keluar dari Rumah Tahanan Medaeng. “Hari ini (kemarin) saya akan melanjutkan laporan, jadi kalo menganggap ini hal yang lucu, betapa mirisnya saya men-setting hal yang memalukan," lanjut Anggita. Komentar ini menepis respons dari pemilik akun @lambe_turah yang menganggap posting-an di IG itu hanya sensasi.

Sayangnya laporan yang direncanakan Anggita Sari baik di Polda Jatim maupun Polrestabes Surabaya tidak kunjung datang. Hingga Rabu malam (16/11), tidak ada laporan atas dugaan penganiaayan yang menimpa model majalah dewasa itu. (lp/bt/rif)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar