Radar Surabaya

Indonesia Galang Pencalonan Anggota Dewan ICAO 2016-2019

JAKARTA - Indonesia kembali mengadakan Jamuan Diplomatik untuk para 115 Perwakilan Negara Sahabat yang berkedudukan di Jakarta, di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (9/9). Jamuan diplomatik ini dilakukan dalam rangka menggalang dukungan Negara-negara Sahabat untuk mendukung pencalonan Indonesia menjadi Anggota Dewan International Civil Aviation Organization (ICAO)  periode 2016-2019.

Ini adalah jamuan diplomatik ke-2 setelah sebelumnya pada bulan November 2015. Jamuan diplomatik yang pertama digelar untuk mengumumkan pencalonan Indonesia menjadi Dewan ICAO. Jamuan diplomatik terakhir akan dilaksanakan di Montreal pada tanggal 29 September 2016 di sela-sela Sidang Umum ICAO atau beberapa hari. Menjelang pemilihan.

Dalam acara jamuan diplomatik tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Utusan Khusus Menteri Perhubungan Untuk ICAO, Prof. Dr. Indroyono Soesilo, M.Sc dan Sekjen Kementerian Perhubungan, Sugihardjo serta Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Suprasetyo.

Dalam acara yang bernuansa cocktail party tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengucapkan terimakasih kepada seluruh Para Perwakilan Negara Sahabat yang hadir atas dukungan yang diberikan untuk Indonesia di berbagai aspek. Terutama dalam kerangka kerjasama bilateral maupun multilateral.

Pada  kesempatan tersebut Menteri Perhubungan juga meminta dukungan pada Para Perwakilan Negara Sahabat yang hadir agar mendukung Indonesia pada pemilihan Anggota Dewan ICAO Periode 2016-2019 khususnya untuk Kategori III.  Pemilihan  Anggota Dewan ICAO Periode 2016-2019 akan berlangsung pada rangkaian Sidang Majelis Umum ICAO ke-39 tanggal 27 September s/d 7 Oktober 2016 di Montreal, Kanada.

Dewan ICAO Kategori III adalah representasi negara-negara berpengaruh dalam hal kewilayahan ruang udara. Indonesia pernah mengemban amanat sebagai anggota Dewan ICAO Kategori III mulai tahun 1962 sampai tahun 2001.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar